Vox Pop
 

Ingatan belum lepas dari bencana tsunami di Aceh, datang lagi gempa bumi di Yogyakarta dan tsunami di Pangandaran. Apa pendapat umat mengenai hal ini? Lalu, bagaimana tanggapan umat atas bantuan Gereja, terutama Gereja kita?

Banyak daerah yang belum tertangani. Contohnya pada gempa Yogya, donatur kebanyakan mengarah ke Bantul. Padahal banyak daerah yang lebih parah. Saya sendiri ke Yogya untuk menjadi tim survey bagi “Yayasan Kasimo dan Indoraya”. Sayangnya, bantuan dari Gereja banyak yang ditolak oleh masayarakat fanatik agama tertentu.
Vincent,
Lingkungan Mama Margaretha, Wilayah St.Hieronimus

Rasanya manusia sudah terlalu banyak menggunakan atau menyalahgunakan sumber daya alam tanpa mau memperbaikinya, sehingga Mother of Earth balas dendam! Sumbangan? Ow sudah kita lakukan donk..tapi saya gak mau ngomong ^_^ Oh ya, Gereja harus mempunyai dana bencana alam.Contohnya SPSE. Jangan tiap kali ada bencana baru ngumpulin, jadi simpang siur.
Anthonius,
Lingkungan St.Maria Lourdes, Wilayah St.Maria

Turut berduka cita bagi yang meninggal. Semoga diberi ketabahan bagi yang ditinggalkan. Saya memberikan doa dan sumbangan ke Gereja. Rasanya cukup membantu meskipun ga banyak.
Stefanus Kristianto,
Lingkungan St. Luisa, Wilayah St.Yoakim

Mungkin itu teguran Tuhan, kita mesti belajar untuk introspeksi diri. Biasanya orang menyumbang dengan materi atau benda, tapi kita juga bisa bantu pakai doa. Sumbangan dari Gereja...bagus banget, itu tandanya kita peduli pada sesama walaupun kita beda agama.
Putri,
Lingkungan St.Adrianus, Wilayah St.Fransiskus Xaverius

Belakangan ini sering terjadi. Penanggulangannya kurang, harusnya BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika-Red) bisa lebih siap kayak yang di Jepang. Bantuan dari Gereja sangat perlu, daripada kita sumbang uangnya gak jelas ke mana disalurkan, lewat Gereja ya jauh lebih bagus.
Yulianto & Veni,
Lingkungan St. Maria Lourdes, Wilayah St.Maria

Bencana ini peringatan dari Yang di Atas kali ya. Karena saat ini ‘kan banyak terjadi perpecahan, pertentangan, egoisme... Jadi Tuhan ngingetin biar kita sama-sama. Soal bantuan...saya ga bisa turut bantu ke sana, jadi sekedar nyumbang pakaian. Tindakan Gereja bagus juga, sudah ada inisiatifnya untuk nyumbang ke sana. Istilahnya, ngebantuin. Tapi yaa masi kurang bagus kayak waktu ke Aceh!
Septi,
Lingkungan St. Aloysius Gonzaga, Wilayah St. Servasius

Bantuan ke sana? Dari sekolah-sekolah ‘kan ada, dan di Paroki ini juga ada yang kayak dompet peduli-dompet peduli. Ini membantu banget, soalnya di sana ‘kan butuh banget obat-obatan dan segala macamnya.
Winda,
Lingkungan St. Maria Para Malaikat, Wilayah Regina Pacis

Sering terjadi bencana ya, sekarang... Soalnya lempengnya lagi bergeser di Indonesia sekarang.. Saya ikutan kolekte di Gereja, trus ikutan acara sekolah Kanisius ke Yogya, bantuin jadi dapur umum...saya juga membantu di “Kanisisus OutBlast” buat pembangunan sekolah di Yogya. Tindakan Gereja sudah bagus donk. Sumbangan dari Gereja Katolik ‘kan yang paling terkoordinir...
Ivan,
Lingkungan St. Maria Para Malaikat, Regina Pacis

Bencana-bencana ini sangat menyedihkan karena terjadi di saat Indonesia sedang susah. Untuk itu, saya membantu dengan doa dan nyumbang lewat kolekte Gereja. Adanya sumbangan dari Gereja sangat bagus karena dapat meringankan beban mereka yang tertimpa bencana.
Andre Kristianto,
Lingkungan St. Mikael, Wilayah St.Christophorus

Manusia gak jaga buminya, makanya bumi marah. Saya membantu dengan doa, trus ikutan kegiatan kampus untuk nyari dana dan bantuan-bantuan lainnya. Bantuan dari Gereja itu sudah bagus, karena walaupun jauh, Gereja kita masih ada bentuk kepeduliannya.
Irene Yulianti,
Lingkungan St.Albertus, Wilayah St.Anna

Karena ini adalah rencana Tuhan, yaa kita gak tau dan berserah saja pada-Nya. Saya membantu dengan doa dan sumbangan melalui Gereja. Bantuan dari Gereja yaa bolehlah, walaupun belum mencukupi.
Lin Karel,
Lingkungan St. Yosep, Wilayah St.Hieronimus

Catatan Redaksi:

Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia. Gereja Santo Yohanes Bosco ikut mendoakan dan menyumbang dana bagi para korban. Biarpun jumlah sumbangan masih terlalu kecil bagi daerah yang terkena musibah, namun doa dan ketulusan hati kita semua pasti berkenan bagi saudara-saudara kita, dan terutama bagi-Nya.

Sampai akhir Juni 2006, sumbangan uang (belum termasuk materi) yang diketahui oleh Bendahara Gereja adalah Rp 90.685.400,-. Semuanya diberikan kepada KAJ. KAJ akan meneruskannya kepada yang memerlukan.

 
 
       

   

Jl. Taman Sunter Indah Blok A3 / 13-21
Sunter Jaya Jakarta 14350
t. 021.6530.0109 f. 021..6530.0112
info@st-yohanesbosco.org
webmaster@st-yohanesbosco.org