| KOMUNITAS
SUSTERAN FMA DI INDONESIA FMA
(Figlie Di Maria Di Ausiliatrice = Putri-putri Maria Penolong
Umat Kristiani= Suster-suster Salesian) merupakan sebuah kongregasi
yang sepenuhnya milik Bunda Maria, demikian pesan Santo Yohanes
Bosco pada tanggal 5 Agustus 1872 kepada Sr. Maria Domenica
Mazzarello dan 10 suster FMA pertama, sesaat setelah mereka
mengucapkan janji(kaul) kesetiaan untuk menjadi seperti Maria
dan penolongnya secara khusus bagi kaum muda putri yang miskin.
Bagi Santo Yohanes Bosco FMA adalah monumen hidup bagi rasa
syukurnya kepada Bunda Maria yang selalu menolongnya. Oleh
karena itu bersama Santa Maria Mazzarello, Santo Yohanes Bosco
mendirikan kongregasi FMA untuk memberikan pendidikan yang
integral bagi kaum muda putri khususnya.
“Waktu
telah memanggil kita untuk beraksi, dunia telah menjadi materialistis
dan oleh karena itu kita harus pergi untuk menyebarkan hal-hal
yang baik bagi dunia. Walaupun seandainya kita telah mengerjakan
mukzizat melalui doa sepanjang hari dan malam, tetapi dunia
tidak menghiraukan atau mempercayai, itu karena dunia harus
melihat dan mengalaminya sendiri.” Pesan Santo Yohanes
Bosco.
Dari desa yang sederhana Mornese, dengan mengikuti pesan Santo
Yohanes Bosco, para FMA menyebar hingga kini di 89 Negara
dan 1559 rumah dengan 15.308 suster untuk terus mendampingi
kaum putrid yang membutuhkan pertolongan dengan semangat Salesian.
Oleh karena itu pada tahun 1988, tibalah mereka di Jakarta
untuk memulai mempersiapkan diri dengan mengenal budaya dan
bahasa Indonesia. Setelah itu merekapun memulai karya mereka
di Timor Timur (sekarang Timor Leste) dengan karya-karyanya
antara lain:
- Menyebarkan Sabda Allah di tengah masyarakat yang belum
mendengar Sabda Allah.
- Memberikan perhatian penuh bagi anak-anak yatim piatu
dan mengelola panti asuhan di Venilale dan Laga.
- Mengumpulkan dan mengajarkan keterampilan menjahit dan
memasak bagi para remaja putri, baik yang putus sekolah
di Fuiloro maupun bagi mereka yang kurang mampu, untuk belajar
di Sekolah Menengah Kejuruan yang dikelola oleh FMA di Venilale.
- Memberikan pelatihan mengetik, komputer dan kursus bahasa
Inggris bagi para kaum muda yang putus sekolah maupun yang
tidak mampu dan tidak mendapat kesempatan untuk melanjutkan
studi mereka.
- Mendirikan dan mengelola Klinik bagi masyarakat di Venilale.
Sebagaimana
Yesus mempersiapkan para rasulnya sebelum diutus untuk mewartakan
Kerajaan Allah, demikianpun para suster Salesian merasa tersentuh
hatinya dengan apa yang dilakukan oleh Yesus yang telah memilih
mereka untuk menjadi milikNya secara total, sehingga pada
tanggal 24 Agustus 1999, kongregasi FMA membuka sebuah komunitas
di Jakarta, tepatnya di Jl. Sunter Indah V Blok HI I no. 4
- 5. Adapun Kegiatan mereka yang utama adalah mempersiapkan
para suster muda dengan memberikan kesempatan untuk menimba
ilmu dan keahlian yang kemudian dibagikan bagi kaum muda dengan
berbekal pesan dari Santo Yohanes Bosco: “Kaum muda
yang terkasih, untukmu aku belajar, untukmu aku bekerja dan
untukmu pula aku rela mengorbankan seluruh hidupku sampai
titik darah penghabisan”. Selain itu, kegiatan-kegiatan
lainnya adalah membantu kegiatan yang diadakan oleh Paroki
serta membantu mengajar di SMP ESTI BAKTI, Kapuk, Jakarta.
|