Minggu Pertama Adven.
Ada beberapa makna masa adventus: Pertama, Kristus yang telah dinantikan. Dalam Kitab Perjanjian Lama, terdapat rencana yang panjang untuk mempersiapkan keselamatan dalam Tuhan dalam diri Yesus. Dialah yang akan “mewartakan Kabar baik kepada orang-orang miskin, memberitakan pembebasan bagi orang-orang tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, dan untuk membebaskan orang-orang yang tertindas (Yes 61:1-2).
Kedua, Kristus telah datang dalam waktu dan tempat. Allah juga hidup dalam sejarah dan waktu. Ketika tiba saatnya, Allah mengutus PuteraNya Yesus Kristus dalam sejarah: “Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius” (Luk 3:1), di Bethlehem: “Sabda menjadi manusia dan tinggal di antara kita” (Yoh 1:14). “Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah.” (2 Kor 1:20).
Ketiga, Kristus datang. Kedatangannya secara rohani dalam Gereja terutama dalam perayaan Ekaristi dan setiap umat yang mengalami kehadiranNya dalam Ekaristi meneruskannya dalam membangun Kerajaan Allah di dunia.
Keempat, Kristus akan kembali. Kita percaya bahwa pada akhir zaman Ia akan datang kembali untuk mengadili orang yang hidup dan mati. Ia akan menyerahkan Kerajaan kepada Bapa dan bahwa akan ada langit dan bumi yang baru.
Sabda Tuhan pada hari ini menekankan aspek- aspek yang penting bagi kita dalam menanti kedatangan Tuhan yakni harapan dan kerendahan hati. Nabi Yesaya menggunakan gambar tanah liat dan tukang priuk, pemazmur menggunakan anggur. Ini tanda kerapuhan kita di hadapan Tuhan. Kita butuh kesetiaan dan penyertaanNya (Paulus) supaya tetap berjaga-jaga menanti kedatanganNya (Injil).
Doa kita: Maranatha..Datanglah ya Tuhan! (P. John Laba, SDB) |