Santa Anna
St. Agatha | St. Rosa | St. Andreas | St. Albertus

Pelindung Lingkungan
Santo Andreas

Santo Andreas, salah seorang dari keduabelas Rasul Yesus adalah nelayan kelahiran Betsaida, sebuah kota di tepi danau Genesaret. Mulanya ia berguru pada Yohanes Pembaptis; tetapi kemudian bersama seorang kawannya ia mengikuti dan menjadi murid Yesus, segera setelah Yohanes mengarahkan perhatian murid-muridnya kepada Yesus dengan menyebut Nya “Anak Domba Allah” yang dinantikan Israel. Pesta : 30 Nopember

Andreas-lah yang membawa Simon saudaranya (yang kemudian disebut Yesus ‘Petrus’, si Batu Karang) kepada Yesus. Bersama Yakobus dan Yohanes (anak-anak Zebedeus), Andreas dan Simon adalah murid-murid Yesus yang pertama. Andreas berperan penting di dalam peristiwa-peristiwa kehidupan Yesus. Ia hadir pada saat Yesus mengadakan mujizat perbanyakan roti kepada lima ribu orang; bahkan justru dialah yang memberitahukan Yesus perihal anak lelaki kecil yang membawa lima ketul roti dan dua ekor ikan itu (Yoh 6 : 5 - 9). Ia juga ada diantara empat orang rasul yang mempertanyakan kepada Yesus perihal tibanya hari akhirat (Mrk 13 : 3, 4).

Setelah Yesus naik ke surga, Andreas ada di antara rasul-rasul lainnya untuk menantikan turunnya Roh Kudus yang dijanjikan Yesus. Konon, ia kemudian mewartakan Injil di Rusia dan Yunani, kemudian menurut tradisi, ia pergi ke Byzantium, dimana ia mengangkat Stachys menjadi uskup setempat.

Dimana, kapan dan bagaimana Andreas wafat kurang diketahui jelas. Namun menurut tradisi, ia wafat di Patras, Acacia, digantung oleh orang-orang kafir pada sebuah salib yang berbentuk huruf “X” (silang). Ia tergantung di salib itu selama 2 hari, dan selama itu ia terus berkotbah kepada khalayak yang datang menyaksikannya. Ia tidak dipakukan melainkan diikat saja pada salib itu, sehingga lebih lama menderita sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Salib ini kemudian dinamakan orang ”Salib Santo Andreas”.

Pada masa pemerintahan Kaisar Kanstansius II, salib relikwi Andreas itu dipindahkan dari Patras ke Gereja para Rasul di Konstantinopel. Sesudah rusak oleh Perang Salib pada tahun 1204, salib itu kemudian disimpan di Katedral Amalfi di Italia. Kurang jelas apakah ia pernah berkotbah di Rusia dan Skotlandia seperti yang dikatakan oleh tradisi. Yang jelas Santo Andreas dijadikan pelindung kedua negara itu. ***



  Paroki

Susteran Salesian FMA &
Aula Paroki


Putra Altar &
Savio's Friends Club


Putri Sakristi

Perpustakaan

Toko Buku


Ruang Rapat

Wilayah dan Lingkungan
  St. Servasius
  St. Fransiskus Xaverius
  St. Christophorus
  St. Hieronimus
  St. Anna
  St. Yoakim
  St. Maria
  Regina Pacis
       
   

Jl. Taman Sunter Indah Blok A3 / 13-21
Sunter Jaya Jakarta 14350
t. 021.6530.0109 f. 021..6530.0112
info@st-yohanesbosco.org
webmaster@st-yohanesbosco.org