Santo
FRANSISKUS XAVERIUS
St.
Adrianus | St.
Hilarius | St
Martinus
Pelindung Lingkungan
Santo Hilarius
Nama : Santo Hilarius (315-368), Uskup dan Pujangga Gereja
Pesta : 13 Januari
Hilarius
lahir di Gallia Selatan (sekarang Perancis). Sejak kecil,
ia dididik dalam tata cara kekafiran yang tidak mengenal adat
istiadat Kristen. Pada usia setengah baya, berkat kebiasaannya
membaca buku-buku rohani dan Kitab Suci, ia bertobat dan masuk
ke pangkuan Gereja Kudus bersama anak istrinya.
Hilarius seorang yang saleh, pandai dan bijaksana. Oleh karena
itu, setelah bertobat, ia ditahbiskan menjadi imam, dan selanjutnya
diangkat sebagai Uskup di kota asalnya, Poiters.
Pada masa kepemimpinannya, bidaah Arianisme semakin hebat,
sehingga tugas para Uskup Ortodoks menjadi semakin berat.
Meskipun demikian, Uskup Hilarius tetap menjadi pembela iman
yang benar, sehingga ia ditangkap dan dihadapkan kepada kaisar
Konstansius dan dibuang ke Phrygia. Selama tiga tahun hidup
di pengasingan, ia memanfaatkan waktunya untuk menulis bukunya
yang termashyur mengenai Tritunggal Yang Mahakudus.
Walaupun dibuang, ia tidak pernah membiarkan para Arian merajalela
dengan ajarannya yang sesat itu. Sehabis masa pembuangan,
ia tidak juga diizinkan kembali ke negerinya. Oleh karena
itu ia pergi ke Konstantinopel dan mempertobatkan banyak orang.
Karena kekokohannya iman Hilarius ini, akhirnya para penantangnya
mengizinkan dia kembali ke tanah airnya di Gallia Selatan.
Di tempat asalnya, Hilarius tetap mencurahkan tenaganya bagi
tegaknya ajaran iman yang benar dan kemurnian iman Kristen,
sampai ia wafat pada tahun 368.
Hilarius dihormati Gereja sebagai Pujangga Gereja. ***
|