Santo
Hieronimus
St.
Gabriel | Mama
Margareta | St.
Matius | St.
Yosep
Pelindung Lingkungan
Santo Gabriel
Gabriel,
Malaikat Agung, pembawa Kabar Gembira kepada Maria, bahwa
ia akan mengandung dan melahirkan Yesus, Allah Putera. Santo
Gabriel dihormati sebagai Santo pelindung karyawan mass media.
Pesta : 29 September
Gabriel, yang lazim disebut juga ‘Jibrail’ berarti
‘Kekuatan Allah’. Dalam tradisi Kristen malaikat
agung ini dikenal sebagai ‘pembawa khabar gembira’
dari Tuhan kepada manusia. Peranannya sebagai pelayan dan
utusan Allah sudah dikenal umat Allah semenjak masa Perjanjian
Lama. Hal ini dapat ditemukan dalam Kitab Daniel. Dalam Perjanjian
Baru, peranan Gabriel sebagai ‘pembawa kabar gembira’
dari Allah ditemukan di dalam kisah tentang Zakaria. “….
Tetapi Malaikat itu berkata kepadanya : ‘Jangan takut,
hai Zakaria, sebab doamu telah dikabulkan dan Elizabeth, istrimu,
akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah
engkau menamai dia Yohanes ….’ Lalu kata Zakaria
kepada malaikat itu : "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal
ini akan terjadi ? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah
lanjut umurnya." Jawab malaikat itu kepadanya : "Akulah
Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara
dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu
……” (Luk 1 : 11 – 20).
Puncak dari peranan Gabriel tampak di dalam kisah kunjungannya
kepada Maria, dara murni yang terpilih. Dalam bulan yang keenam
Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea
bernama Nazareth, karena seorang perawan yang bertunangan
dengan seorang bernama Yosef dari keluarga Daud; nama perawan
itu Maria …. Kata malaikat itu : "Salam hai engkau
yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau …… Jangan
takut, hai Maria sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan
Allah ….. " (Luk 1 : 26 – 38).
Dari peranan malaikat Gabriel, kita tahu bahwa Gabriel menjadi
utusan Allah untuk menyampaikan kepada manusia berita keselamatan
dari Allah. Ia memberi penerangan ilahi kepada manusia sehingga
terbukalah budi dan hati manusia untuk memahami dan meyakini
kehendak Allah. ***
|