Santo
Hieronimus
St.
Gabriel | Mama
Margareta | St.
Matius | St.
Yosep
Pelindung Lingkungan
MAMA MARGARETA
Tanggal
pesta: 26 November
Margareta Occhiena lahir pada tanggal 10 April 1788 di Capriglio
(Asti), Italia, dan di baptis pada hari yang sama di Gereja
Paroki nya.
Setelah perkawinannya dengan Francesco Bosco, ia pindah ke
Becchi. Suaminya meninggal dalam usia muda, sehingga Margareta
dalam usia ! 29 tahun memimpin keluarganya sendirian. Ia merawat
ibu mertuanya dan ketiga anaknya, Antonio, Yoseph dan Yohanes.
Ini membuktikan bahwa ia seorang wanita yang kuat dan mandiri.
Selain itu, ia selalu memberikan pendidikan kristiani kepada
ketiga putranya yang mempunyai perbedaan sifat, namun ia tidak
memperlakukan sama kepada semua anaknya.
Ia mendampingi putra bungsunya, Yohanes, dengan cinta kasih
khusus dalam perjalanan hidupnya menjadi imam. Ketika berusia
58 tahun, ia meninggalkan semua miliknya di Colle dan menemani
Yohanes menjalani misinya berkarya untuk anak-anak terlantar
dan miskin di Turin (1846). Di sini ia selama 10 tahun bersama
Yohanes memulai karya-karya Salesian. Semua anak-anak di Oratori
tempat Don Bosco menampung anak-anak terlantar dan yatim piatu
memanggilnya “Mama”.
Meskipun ia buta huruf, tapi ia diberkati kebijaksanaan sehingga
ia menjadi inspirasi elemen penting dalam System Pencegahan
(Preventive System) di Oratori yang masih berlaku hingga sekarang.
Prinsip preventive system tersebut adalah: akal budi, agama
& cinta kasih. Tanpa disadarinya ia pun menjadi ‘pendiri’
Keluarga Salesian yang telah menghasilkan banyak orang kudus
seperti Dominic Savio dan Michael Rua.
Seluruh hidupnya diberikan untuk melayani Tuhan dalam kemiskinan,
kebajikan dan pengorbanan. Margareta pernah berkata kepada
putranya, Don Bosco, bahwa jika Don Bosco menjadi imam yang
kaya, maka ia tidak akan mau menginjak rumah putranya. Ia
lahir miskin, hidup miskin dan ingin mati dalam keadaan miskin.
Ia meninggal dalam usia 68 tahun di Turin pada tanggal 26
November 1856. Ribuan anak meratapi kepergiannya dan menemaninya
sampai ke pemakamannya.
|