REGINA
PACIS
St.
Maria Fatima | St.
Maria Penolong Umat Kristiani | St.
Maria Assumpta
St.
Maria Para Malaikat | St.
Maria Pertolongan Abadi
Pelindung WIlayah
Regina Pacis
Nama : Santa Regina, Perawan dan Martir
Pesta : 7 September
Menurut
cerita-cerita yang berkembang di negeri Perancis, Regina dikenal
sebagai anak dari Klemens, seorang kafir di kota Alice, Burgundia.
Ibunya meninggal dunia ketika Regina masih kanak-kanak. Oleh
ayahnya ia diserahkan kepada seorang ibu yang beragama Kristen.
Ibu ini mendidik Regina menurut kebiasaan hidup Kristiani,
hingga akhirnya Regina menjadi Kristen. Ketika terdengar berita
bahwa anaknya sudah memeluk agama Kristen, sang ayah tidak
sudi lagi mengakui Regina sebagai anak kandungnya. Regina
selanjutnya terus berada di bawah bimbingan inang pengasuhnya
itu, Regina membantu menggembalakan ternak-ternak ibu itu.
Regina terus berkembang dewasa dan tambah cantik. Banyak
orang tertarik padanya dan bermaksud menjadikan dia sebagai
isteri mereka. Tak terkecuali pembesar di kota itu. Olybrius,
gubernur kota Alice tertarik sekali pada Regina. Ia berusaha
sekuat tenaga untuk menjadikan Regina sebagai isterinya. Ia
meminang Regina. Tatkala ayahnya mendengar berita gembira
ini, kembali ia mengakui Regina sebagai anaknya, karena yakin
bahwa kehidupannya akan menjadi lebih baik oleh perkawinan
anaknya dengan gubernur.
Tetapi apa yang diharapkan sang ayah tidaklah tercapai. Regina
dengan tegas menolak pinangan sang gubernur karena tahu bahwa
gubernur Olybrius masih kafir. Klemens sangat marah, tetapi
tidak mau menyerah kalah. Ia terus membujuk Regina agar mau
menerima pinangan gubernur. Namun usaha-usaha itu sia-sia
karena Regina tetap pada pendiriannya. Lalu Klemens, ayahnya
menyeret dia dan memasukkan dia ke dalam sebuah gudang gelap
di bawah tanah.
Olybrius pun demikian. Ia menyuruh kaki tangannya menangkap
Regina dan memenjarakannya. Di sana Regina didera dengan berbagai
siksaan dengan maksud agar ia memenuhi pinangan Olybrius.
Meski berbagai siksaan ditimpakan padanya, ia tetap tidak
goyah. Ia terus berdoa mohon kekuatan Allah. Pada malam hari,
ia dihibur oleh suara ajaib yang mengatakan bahwa ia akan
segera bebas dari penjara. Keesokan harinya, ia disiksa lagi
oleh serdadu-serdadu gubernur untuk kemudian dipenggal kepalanya.
Tuhan tetap setia pada hambanya. Pada saat Regina hendak
dipenggal kepalanya, tiba-tiba tampaklah seekor burung merpati
yang putih kemilau hinggap di atas kepalanya. Banyak orang
yang menyaksikan peristiwa itu mengakui kesucian Regina dan
bertobat. Namun pemenggalan kepala Regina tetap dilaksanakan
oleh serdadu-serdadu Gubernur Olybrius. Regina mati sebagai
martir Kristus pada tahun 303 di Autun, Perancis. ***
|